Tips Mengurus Sertipikat Berdasarkan Surat AJB

Oleh MinPro
Jumat, 01 Jul 2022 13:13:11

INI adalah tips mengurus sertipikat berdasarkan surat yang dimiliki yaitu Akte Jual Beli (AJB) hingga proses menjadi Sertifikat Hak Milik (SHM).

Terlebih, legalitas adalah menjadi prioritas terpenting dibandingkan kualitas produk maupun akses serta fasilitas beragam jenis properti.

AJB merupakan salah satu jenis dokumen penting sekaligus sebagai bukti pembelian properti misalnya seperti rumah maupun apartemen.

Selanjutnya, agar mempunyai kekuatan hukum lebih tinggi AJB bisa diubah dan diurus sesuai prosedur menjadi SHM.

Istilah pengurusan ini, bisa dibilang sebagai permohonan peningkatan hak dari AJB menjadi SHM.

Nah sebelum itu, pahami dulu pengertian AJB dan SHM.

AJB merupakan bukti sah pembelian properti, pembuatan AJB ini dilakukan oleh Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT).

Sementara SHM yaitu sertifikat kepemilikan atas tanah atau properti, jenis sertifikat ini memiliki kekuatan hukum tertinggi, berbeda dengan jenis sertifikat yang lain, status kepemilikan di SHM tidak perlu diperpanjang, bisa diwariskan dan dapat digadai.

Karena keistimewaan ini lah, disarankan jika saat ini hanya memiliki legalitas dalam bentuk AJB disarankan segera mengubahnya ke SHM.

PERSYARATAN AJB KE SHM

ILM-3
Sebelum mendatangi kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) persiapkan terlebih dulu berkas yang harus diserahkan diloket pelayanan. Diantaranya yaitu:

Fotokopi KTP
Fotokopi Kartu Keluarga
Fotokopi NPWP
Akta Jual Beli
Bukti Pembayaran PBB
Surat Bebas Sengketa Tanah dari Kelurahan

CARA MENGURUS
layanan2

Kemudian bagaimana cara mengurus AJB menjadi SHM.

Ditengah era digital seperti sekarang ini, pendaftaran bisa dilakukan secara online dengan mengirim berkas dalam bentuk file PDF ke email resmi BPN setempat.

Tunggu balasan email tersebut, sampai memperoleh jadwal yang telah ditentukan hari dan tanggalnya.

Selanjutnya, setelah memperoleh jadwal, datang ke loket di kantor BPN untuk dilakukan validasi berkas.

Dalam kesempatan itu, Property Seekers jangan lupa berkas asli dibawa seperti KTP, KK, NPWP, AJB, bukti pembayaran terakhir PBB, serta surat keterangan tidak sengketa dari kelurahan.

Kemudian, akan dilakukan pengesahan surat pengukuran.

Setelah berkas diterima oleh pihak BPN, langkah selanjutnya mereka akan melakukan pengukuran tanah di rumah.

Untuk itu jangan lupa untuk memberikan alamat lengkap rumah saat mengajukan permohonan, agar petugas pengukuran BPN menemukan rumah dengan mudah.

Setelah melakukan pengukuran, petugas BPN akan melakukan pemetaan dan pencetakan luas rumah dan kemudian mereka akan membuat surat ukur dan mengesahkannya.

Langkah selanjutnya petugas BPN akan menerbitkan SK Hak Atas Tanah dalam bentuk Sertifikat Hak Milik dan kemudian SHM ini bisa langsung diambil di lokasi kantor BPN tempat mendaftar.

Biaya ubah AJB ke SHM pada dasarnya dibagi menjadi beberapa tahapan, contohnya untuk pengurusan SHM dengan luas tanah 100 meter persegi, maka perinciannya disejumlah daerah sebagai berikut.

Biaya pengukuran : Rp 124.000
Biaya Panitia : Rp 354.000
Biaya Pendaftaran : Rp 50.000
Total Biaya : Rp 528.000

 

 

-

Kunjungi juga event terbesar di Indonesia Properti Expo mulai 13- 21 Agutus 2022 di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan.

Ikuti juga informasi terupdate hanya di sosmed IPEX;

Instagram@indonesiapropertiexpo
Tiktok@indonesiaproeprtiexpo