Simak 6 Poin Penting Ini Jika Ingin Beli Rumah di Luar Negeri

Oleh Admin
Wednesday, 30 Jun 2021 07:35:09

JAKARTA - Di tengah proses regulasi tentang kepemilikan rumah bagi orang asing, di sisi lain tak sedikit juga warga Indonesia yang ingin beli rumah di luar negeri. Lalu seperti apa sih persyaratannya dan bagaimana cara beli rumah di luar negeri? Simak 6 poin penting ini jika ingin beli rumah di luar negeri:

1. REGULASI DI LUAR NEGERI

Sebelum memutuskan untuk membeli rumah di luar negeri, hal paling penting yang harus diketahui adalah pelajari terlebih dulu regulasi yang berlaku di luar negeri. Setiap negara memiliki aturan dan undang-undang yang berbeda untuk orang asing dapat membeli tanah dan properti di negaranya. Sebelum menghubungi pemilik properti di negara tujuan, ada baiknya mengecek aturan yang berlaku di negara tersebut.

BACA JUGA: Begini Aturan Orang Asing Beli Properti di Indonesia

Tidak perlu datang ke negara itu untuk bisa mengetahui aturan apa saja yang berlaku, cukup melakukannya secara online dan mencarinya di internet. Kendati diperbolehkan, biasanya warga asing tetap memiliki keterbatasan dan tidak punya hak yang sama seperti warga lokal dalam hal kepemilikan rumah. Misalnya, boleh membeli properti dengan status hak milik tetapi hanya berlaku untuk jenis rumah tertentu. Selain itu, ada juga orang asing yang secara aturan boleh memiliki properti tetapi jika mereka tidak tinggal, akan dikenakan denda yang cukup besar. 

2. TUJUAN BELI PROPERTI

Selanjutnya, butuh pertimbangan tujuan membeli rumah di luar negeri. Selain itu, jika sudah terbeli apakah akan tinggal dan menetap di negara tersebut, berbisnis, atau sebatas untuk liburan yang nantinya dapat disewakan sebagai vila. Pertimbangan seperti itu penting agar bisa mengetahui kemungkinan apakah negara tersebut mengakomodasi tujuan tersebut atau tidak.

Misalnya, beli rumah di luar negeri dengan tujuan berbisnis, tetapi secara aturan justru orang asing dilarang membuat bisnis di negara tersebut. Hal itu jelas akan merugikan, karena telah mengeluarkan ratusan bahkan miliaran rupiah membeli rumah tersebut. Jika ingin pindah, pertimbangkan lokasi spesifiknya, dan dampaknya terhadap kehidupan. Mengetahui apakah menginginkan kedamaian dan ketenangan pedesaan, atau hiruk pikuk dan peluang kota, memungkinkan untuk dapat fokus mencari properti yang tepat.

BACA JUGA: Meskipun Pandemi 68,09% Konsumen Berminat Beli Properti

3. DATANG DI LOKASI

Satu perjalanan ke luar negeri sudah cukup untuk membuat jatuh cinta pada suatu tempat, tetapi tidak cukup untuk mengetahui apakah membeli properti di sana adalah langkah yang tepat. Setelah tahu, jangan terburu-buru. Kunjungi lagi, dan habiskan waktu lebih lama di area yang dipertimbangkan untuk dibeli. Gunakan perjalanan untuk mengunjungi properti yang dijual, memahami pasar, dapatkan pengalaman menghabiskan waktu hidup seperti orang lokal di negara tersebut. Dapat menyewa rumah selama satu atau dua bulan untuk benar-benar merasakan tempat itu. Selain itu bisa datang dan mengunjungi negara itu secara berkala misalnya enam bulan sekali, merasakan nuansa yang berbeda setiap musimnya. 

4. PASAR PROPERTI

Pahami pasar properti di negara tersebut tentu memahami tren pasar real estat mengalami perubahan. Sebelum membeli rumah, ada baiknya mencari tahu lokasi mana yang tepat dan strategis, model dan desain rumah seperti apa yang sedang hits dan disukai banyak orang. Dengan cara itu, memberikan wawasan rumah seperti apa yang akan dibeli. Dapat melakukan riset kecil-kecilan dengan mencari dan mendapatkan informasi melalui internet. Atau bisa berinteraksi dengan ekspatriat yang telah tinggal lama di negara tersebut. Boleh jadi mereka dapat memberi saran yang lebih utuh berdasarkan pengalaman selama tinggal di sana. 

5. TIM PROFESIONAL

Saat beli properti di luar negeri, penting untuk menyewa tim profesional yang berpengalaman untuk membantu kendati fasih berbahasa lokal, memahami berbagai undang-undang dan kebiasaan pasar lokal bisa jadi sangat sulit dari jarak ribuan mil. Idealnya, tim akan berada di lokasi dan ingin membantu. Agen real estat lokal dengan rekam jejak yang bagus adalah suatu keharusan dan ada baiknya berbicara dengan beberapa orang sebelum membuat pilihan.  Selain itu, mungkin memerlukan penerjemah terakreditasi untuk menerjemahkan dokumen apa pun secara legal, serta pengacara real estat untuk memastikan prosesnya berjalan lancar. Di beberapa negara, diwajibkan oleh hukum untuk menyewa jasa hukum seperti notaris untuk menyelesaikan transaksi. 

6. BROKER

Jika semuanya beres, dan siap mentransfer uang pembelian properti di luar negeri, ada satu hal lagi yang perlu dipertimbangkan, yaitu masalah konversi mata uang. Jual beli hunian itu membutuhkan biaya yang tidak sedikit, karenanya dapat menghemat, atau kehilangan banyak uang, tergantung pada tingkat konversi antar-mata uang. Menggunakan bank tradisional untuk pertukaran semacam itu mungkin bukan pendekatan terbaik, karena mereka sering membebankan biaya tinggi, memberlakukan batasan ketat, dan menawarkan tingkat konversi yang buruk.

BACA JUGA: Insentif Perpajakan Akan DIterapkan di Sektor Properti

Sebagai gantinya, pertimbangkan untuk menggunakan broker mata uang. Perusahaan-perusahaan ini berdedikasi menemukan harga terbaik dan akan melakukan semua pekerjaan, membuat seluruh proses menjadi lebih mudah. Mereka biasanya menawarkan berbagai macam produk, jadi meskipun belum siap mengirim dana, dapat mengunci nilai tukar yang menguntungkan. Kunci untuk membeli properti di luar negeri adalah melakukan riset. Jangan hanya karena kebutuhan bisnis semata, justru malah mengabaikan aturan yang berlaku untuk bisa beli properti di negara tersebut. Karena itu, jangan terburu-buru mengambil keputusan, dan lakukan riset mendalam. Jika tidak maka bukan tidak mungkin akan menyesal seumur hidup.