Siapa Bilang Karyawan Kontrak Tak bisa KPR? Begini Informasinya!

Oleh MinPro
Jumat, 03 Des 2021 06:01:03

JAKARTA - Siapa bilang karyawan kontrak tak bisa mengajukan Kredit Pemilikan Rumah (KPR)? Jangan risau ya, karena ini akan membahas tentang informasi dan bagaimana cara pengajuannya. Ternyata tak banyak yang mengetahui, bahwa pekerja non formal atau biasa disebut karyawan kontrak (outsourcing) bisa ikut mewujudkan punya rumah sendiri.

Kendati pada umumnya, persyaratan utama pengajuan KPR hanya untuk karyawan yang berstatus tetap namun ini merupakan kabar gembira khususnya bagi karyawan kontrak bisa mengikuti salah satu program KPR yang sedang populer saat ini.

Lalu seperti apa informasi lebih detailnya? Padahal program ini sudah berlaku sejak April 2021 lalu bahwa Bank Tabungan Negera (BTN) telah bekerjasama dengan Asosiasi Bisnis Alih Daya Indonesia (ABADI) untuk memberikan peluang bagi para pekerja kontrak atau outsourcing bisa mewujudkan punya rumah sendiri dengan memanfaatkan skema KPR. Selain itu, bagi karyawan kontrak bisa mengajukan dua jenis skema KPR yaitu KPR Subsidi dan KPR BP2BT. 

Kemudian, KPR subsidi untuk karyawan kontrak hanya memerlukan Down Payment (DP) atau uang muka sebesar 1%. Jadi, untuk rumah dengan harga 200 juta rupiah, cukup memerlukan DP minimal 2 juta rupiah saja. 

Selain itu, tenor kredit rumah subsidi ini bisa mencapai 20 tahun. Bahkan, ada bantuan subsidi DP hingga 4 juta rupiah. Wah, cukup meringankan. Suku bunganya pun mulai dari 5% per tahun.

Selanjutnya yaitu KPR BP2BT merupakan jenis skema pembiayaan yang berasal dari Bantuan Pembiayaan Perumahan Berbasis Tabungan. Bagi karyawan kontrak yang ingin memiliki rumah dan mengajukan KPR BP2BT ini berkesempatan untuk mendapatkan bantuan uang muka hingga sebesar 40 juta rupiah. 

Adapun bunga kredit per tahunnya mulai dari 10 %.  Nah, seperti apa prosedur dan persyaratan untuk pengajuan KPR kedua jenis tersebut selengkapnya bisa ikuti informasi pada website resmi Indonesia Properti Expo (IPEX) ini atau berkunjung langsung di event secara offlinenya yang akan digelar mulai 14-22 Mei 2022 di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan.