Ini Alasan Lantai 2 Bisa Getar Saat Melangkah

Oleh Admin
Friday, 17 Sep 2021 05:46:30

JAKARTA - Ternyata ini yang menjadi alasan cor pada lantai 2 bisa terasa getar saat melangkah. Nah serem kan? Hal tersebut biasanya terjadi karena teknik merakit anyaman besi dak yang salah dilakukan pekerja. Terlebih tiang penyangga cor dak beton seringkali terjadi kegagalan sehingga mengalami keretakan atau melengkung. Kondisi seperti ini, tentu saja sangat merugikan, terkadang harus dibongkar kembali untuk memperbaikinya. 

Apalagi, jika kondisinya rawan roboh sehingga tidak memberikan rasa nyaman ketika melintas dibawahnya.  Selain menjaga estetika rumah tetap cantik dan nyaman untuk dijadikan sebagai tempat tinggal, cara ini harus dilakukan agar dak beton tidak retak dan bergetar saat melangkah diatasnya.

1. MANFAAT BESI TULANGAN

Besi tulangan ternyata sangat berperan untuk menahan gaya tarik pada struktur plat beton. Tapi penggunaan yang diatas kebutuhan justru akan menyebabkan struktur menjadi berat dan terjadi pemborosan biaya pembangunan. Oleh karena itu dibutuhkan perhitungan dimensi dan jumlah besi yang pas untuk dak beton.

2. KETEBALAN PLAT BETON

Selanjutnya, perhatikan ukuran ketebalan plat beton. Ketebalan plat beton cukup untuk menahan gaya tekan, untuk plat lantai beton bisa dibuat dengan minimal 12 centimeter. Sedangkan untuk plat atap beton bisa dibuat dengan minimal ketebalan 8 centimeter.

3. PERANCANGAN

Penerapan paduan pada nomer 1 dan 2 tadi, dibutuhkan syarat dan proses perencanaan perhitungan struktur plat lantai oleh tenaga ahli Teknik Sipil. Khususnya, untuk menjaga agar konstruksi selalu kokoh dan kuat.

4. BEBAN BANGUNAN

Kemudian, cara tidak menambahkan beban bangunan melebihi batas kekuatan yang direncanakan adalah salah satu syarat yang harus diperhatikan. Karena itu, bisa dipastikan bangunan bukan hanya bergetar atau melengkung tapi bisa roboh total.

5. KUALITAS BETON

Untuk menjamin bangunan tetap kokoh dan kuat, pastikan kualitas beton yang digunakan sesuai dengan kebutuhan. Misalnya, memakai beton K-175, K-225, K-300 dan seterusnya menyesuaikan kebutuhan struktur.

6. PROSES PENGERASAN

Melakukan perlambatan pengerasan beton setelah proses pengecoran, seperti dengan cara menyiramkan air. Menaruh kain basah diatas permukaan lantai, karena beton yang terlalu cepat mengeras bisa mengalami keretakan.

7. BONGKAR BEKISTING

Pembongkaran bekisting dilakukan minimal setelah 28 hari sejak pengecoran beton, karena beton mampu mengeras sempurna saat berumur 28 hari. Kecuali ditambahkan zat kimia campuran untuk mempercepat pengerasan, maka bekisting bisa dibongkar lebih awal.