Wapres Ma'ruf Amin Optimis Penjualan IPEX 2020 Lampaui Target

Wapres Ma'ruf Amin Optimis Penjualan IPEX 2020 Lampaui Target image
Terlebih, dengan ada fenomena bonus demografi di Indonesia sampai tahun 2030
JAKARTA, SABTU (15/2/2020) - Wakil Presiden Republik Indonesia (RI) Ma’ruf Amin mengaku sangat optimis terhadap hasil transaksi dari ajang Indonesia Properti Expo yang berlangsung mulai 15 - 23 Februari 2020.  “Saya mendoakan agar acara Indonesia Properti Expo ini dapat berjalan dengan lancar, semoga penjualan dari bapak ibu sekalian dapat melebihi target. Dan ingat untuk tetap membayar zakatnya,” katanya disela-sela sambutannya dalam peresmian IPEX 2020, di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan, Sabtu (15/2/2020).

Ma’ruf mengatakan capaian Program Sejuta Rumah dalam dua tahun terakhir, yaitu pada tahun 2018 dan tahun 2019, sudah dapat mencapai angka di atas 1 juta unit. “Namun demikian, kita tidak boleh cepat berpuas diri karena capaian tersebut masih perlu ditingkatkan.”
Menurut Wapres, capaian penyediaan rumah tersebut masih perlu ditingkatkan. Sebab, angka laju pertumbuhan keluarga baru terus meningkat.

Terlebih, dengan ada fenomena bonus demografi di Indonesia sampai dengan tahun 2030. Pertumbuhan sektor industri properti dan pertumbuhan ekonomi, saling terkait. Karena itu, dengan tingginya tingkat ketidakpastian global terhadap ekonomi, maka perkembangan industri properti juga semakin menantang.

“Beberapa isu seperti perang dagang AS-Cina, eskalasi ketegangan Timur Tengah, dan terakhir penyebaran virus corona masih belum menunjukkan perubahan ke arah yang kita inginkan,” kata Ma’ruf.
Menyadari kondisi tersebut, Ma’ruf berujar pemerintah tetap meningkatkan kinerja sektor properti. Beberapa langkah yang diambil, diantaranya dengan menyusun rancangan Undang-Undang Omnimbus Law. “Dengan Undang-Undang ini, diharapkan perizinan, termasuk di dalamnya izin membangun perumahan, dapat menjadi lebih baik, lebih cepat, lebih murah, dan lebih mudah,” katanya.

Usai prosesi peresmian pagelaran IPEX yang digelar PT. Adhouse Clarion Events bekerjasama Bank BTN, Wapres Ma’ruf Amin didampingi Direktur Utama Bank BTN Pahala N. Mansury dan Menteri Agraria dan Tata Ruang Republik Indonesia Sofyan Djalil juga menyempatkan berkunjung ke sejumlah stand pameran.

Sementara untuk segmen yang ditawarkan official bank BTN diajang IPEX 2020, menawarkan KPR Subsidi hanya menargetkan pertumbuhan sekitar 3%. Angka pertumbuhan KPR Subsidi yang melandai disebabkan karena kuota FLPP yang diberikan BTN hanya 220.000 unit, jumlah tersebut terdiri dari Fasilitas Likuidtas Pembiayaan Perumahan (FLPP) sebanyak 110.000 unit dan Bantuan Pembiayaan Perumahan Berbasis Tabungan (BP2BT) sebanyak 40.000 unit-45.000 unit.

Untuk mencapai target, strategi yang diterapkan Bank BTN salah satunya dengan aktif menggelar pameran yang mempertemukan konsumen dengan pengembang, seperti IPEX yang melibatkan 105 pengembang. Pengembang tersebut menawarkan setidaknya ± 650 proyek hunian, mulai dari hunian tapak, vertical dengan desain minimalis dan modern berlokasi strategis, seperti di kawasan berbasis Transit Oriented Development yang tersebar di Jabodetabek yang saat ini sedang digandrungi generasi milenial.

Selain hunian yang sesuai dengan selera konsumen saat ini, Bank BTN juga menawarkan beragam promosi menarik di antaranya suku bunga KPR mulai dari 5,70% fixed rate selama 1 Tahun (subsidi bunga dari pengembang pilihan), bebas biaya provisi, bebas biaya administrasi, bebas biaya appraisal dan discount asuransi jiwa 20% serta cashback tabungan hingga Rp 700.000 sesuai dengan plafond kredit yang diberikan.

"Kami dalam waktu dekat akan menawarkan KPR dengan skema khusus yang dapat menangkap segmen Masyarakat Berpenghasilan Rendah yang tidak kebagian FLPP KPR dengan skema khusus ini juga memfasilitasi pengembang rumah subsidi yang pasokannya melimpah namun sulit mendapatkan pembeli, "jelas Pahala.

KPR dengan skema khusus ini akan menjadi bagian dari nilai tambah dari program bundling Bank BTN yang terbaru yaitu BTN Solusi. BTN Solusi adalah program bundling tabungan payroll dengan kemudahan kredit kepada nasabah. Nasabah dari Institusi maupun instansi yang telah bermitra dengan Bank BTN dapat menikmati suku bunga KPR dan Kredit Ringan yang terjangkau serta kemudahan dan kecepatan dalam proses pengajuan Kredit.

Program tersebut dan skema KPR Bank BTN yang makin variatif, kata Pahala, merupakan salah satu upaya Bank BTN meningkatkan minat dan semangat masyarakat untuk menabung. Misi tersebut sesuai dengan kampanye Bank BTN saat ini, yaitu "Ayo Punya Rumah dengan Bank Tabungan".

"Dengan penyelenggaraan IPEX ini, kami berharap masyarakat dapat meninjau langsung properti yang ditawarkan pengembang, dari segala aspek, dari aspek harga, lokasi, kualitas bangunan, fasilitas hunian dan nilai tambah lainnya yang ditawarkan pengembang dan memanfaatkan produk KPR BTN yang sesuai dengan kemampuan konsumen," pungkas Pahala.