Tips Sales Properti, Dua Penyebab yang Bikin Customer Kabur

Tips Sales Properti, Dua Penyebab yang Bikin Customer Kabur image
Dibutuhkan evaluasi yang lebih cerdas, ketika penjualan properti terus mengalami penurunan dalam transaksi. Apalagi, di dunia sales properti, persoalan ini sering terjadi.
JAKARTA, JUM'AT (15/5/2020) - Dibutuhkan evaluasi yang lebih cerdas, ketika penjualan properti terus mengalami penurunan dalam transaksi. Apalagi, di dunia sales properti, persoalan ini sering terjadi. Bahkan kira-kira, sedikitnya 80% konsumen bukanlah membeli hunian karena loyal. Transaksi-transaksi properti banyak terjadi bukan karena loyal atau setia kepada seorang sales, tetapi lebih banyak karena suka atau percaya kepada sales-nya. Yang percaya itu sangat mungkin bukan orang yang harus loyal, tetapi yang loyal sudah pasti percaya. Mengapa loyalitas semakin menjauh dari peruntungan dalam masalah pemasaran properti? Ada beberapa faktor yaitu Pertama, listing tidak sesuai dengan ekspektasi loyal customers. Jualan ruko, padahal konsumen sedang butuh apartemen. Harusnya ketika mau ikut PK (product knowledge), yang dipikirin apakah proyek-proyek ini bakal cocok dengan database klien. Kedua, konsumen tidak setia, karena tidak ada added value yang bisa diberikan. Apalagi, ketika melayani terkesan biasa-biasa saja. Bahkan, jika kurang ilmu dan tanpa analisa, bisa salah memberi rekomendasi. Udah deh, yang begini ini bikin konsumen kabur abadi. Memang tidak mudah “memelihara” konsumen menjadi setia.