Tips Agar Bisa Beli Rumah, Kendati Gaji 'Ngepas'

Tips Agar Bisa Beli Rumah, Kendati Gaji 'Ngepas' image
Padahal masih banyak cara agar bisa mewujudkan impian punya rumah sendiri, walaupun dengan pengasilan yang sangat ngepas.
JAKARTA, JUM'AT (3/4/2020) - Kendati harga rumah kian terus naik, namun tak perlu diresahkan bagi pemilik penghasilan yang pas-pasan. Apalagi, saat ini masih banyak pekerja yang memiliki gaji hanya sebatas Upah Minimum Regional (UMR). Padahal masih banyak cara agar bisa mewujudkan impian punya rumah sendiri, walaupun dengan pengasilan yang sangat ngepas. Berikut ini tips membeli rumah untuk karyawan dengan penghasilan sebatas UMR; HARUS HEMAT Hemat pangkal kaya, adalah sebuah pepatah yang sering mendengar ungkapan tersebut bukan? Walau gaji kecil, untuk membeli rumah, hal pertama yang dilakukan adalah berhemat. Maksimalkan harus benar-benar memperhatikan urusan pengeluaran dalam hal berbelanja, gunakan uang Anda untuk berbelanja keperluan utama, jangan berlebihan apa lagi menggunakan kartu kredit batasi hal tersebut. Tanamkan dalam diri Anda, rumah adalah keperluan utama, bukan gadget baru, atau pun kendaraan baru. Jadi beli rumah dengan gaji kecil bukanlah hal yang tidak mungkin.

MENABUNG Hanya sekadar hemat tentu tidak cukup. Anda pun juga diwajibkan untuk menabung dengan konsisten, sisihkan uang gaji Anda minimal 20 persen setiap bulannya. Buatlah rekening khusus pada bank dan jangan bercampur dengan rekening untuk pengeluaran harian. Lantas bagaimana jika pendapatan yang didapat ternyata hanya cukup untuk keperluan sehari-hari, kalau sudah begini ceritanya tentu Anda harus mulai untuk berfikir mencari penghasilan tambahan. Mulailah untuk membuat bisnis sampingan guna menambah pundi-pundi rupiah Anda. Pilihlah bisnis sampingan yang tidak menghabiskan banyak modal seperti agent properti ataupun bisnis online.

JANGAN TERLINTAS Jangan pernah terlintas di pikiran Anda untuk mengontrak, karena hal tersebut justru akan membuat boros. Contohnya jika Anda kebetulan mengontrak dengan biaya Rp1 juta per bulan, maka dalam waktu setahun dana yang harus dikeluarkan berjumlah Rp12 juta. Angka tersebut sebenarnya bisa digunakan sebagai uang muka untuk membeli rumah subsidi. Jadi, sebaiknya sebisa mungkin Anda tidak memilih mengontrak, namun jika hal tersebut terpaksa dilakukan sebaiknya Anda mencari rekan yang dapat diajak untuk patungan membayar kontrakan. PILIH KPR Setelah berhasil untuk mengumpulkan uang muka atau down payment/DP dari berhemat dan menabung, langkah selanjutnya Anda mengajukan Kredit Pemilikan Rumah (KPR.

Langkah ini merupakan solusi yang paling tepat untuk membeli rumah bagi Anda yang tidak memiliki cukup uang untuk membayar dengan cara tunai ataupun cash bertahap. Jika Anda ingin mengambil rumah dengan skema KPR sebaiknya carilah bank yang menawarkan bunga yang paling rendah karena hal tersebut tentu akan memudahkan untuk membayar cicilan bunga. Lantas bagaimana ceritanya, jika penghasilan ternyata tidak cukup untuk mengajukan KPR. Tidak perlu khawatir, karena ada solusinya yaitu mengajukan KPR subsidi. Jenis kredit ini memang khusus ditujukan bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR). Jenis KPR subsidi memiliki banyak keunggulan, seperti harga rumah yang relatif lebih murah, bunga flat 5 persen, dan jangka waktu peminjaman hingga 20 tahun lamanya. Syarat untuk mengajukan KPR jenis ini adalah gaji pemohon maksimal Rp4 juta untuk membeli rumah dan gaji maksimal Rp7 juta untuk membeli apartemen. Selain itu jenis KPR ini hanya dikhususkan bagi pemohon yang belum pernah memiliki rumah.

IKUT LELANG RUMAH Selain KPR subsidi, sebenarnya ada cara lain untuk mendapatkan rumah dengan harga yang miring, yakni dengan mengikuti lelang rumah. Dengan mengikuti skema pembelian lelang rumah tersebut Anda bisa mendapatkan rumah dengan harga yang murah. Pasalnya rumah yang diikut sertakan dalam lelang tersebut merupakan rumah sitaan yang gagal dilunasi oleh debitur KPR bank. Namun jika Anda ingin mengikuti lelang rumah, sebaiknya terlebih dahulu mengecek kondisi rumah, beserta akses menuju ke sana, pastikan kondisi rumah dalam keadaan baik dan bebas banjir.