Tak Harus Warna Putih, Cara Siasati Apartemen

Tak Harus Warna Putih, Cara Siasati Apartemen image
Nuansa gelap yang tercipta juga membuat cepat mengantuk, dan itu tujuan pulang ke apartemen, istirahat.
JAKARTA, SELASA (24/3/2020) - Untuk membuat lebih nyaman dan terlihat luas, ketika tinggal disebuah apartemen kecil tak harus mengunakan jenis warna cat putih. Pemilik apartemen kecil bisa mensiasati dengan nuansa cokelat tua yang cenderung gelap tapi masih bisa disulap menjadi lebih luas. Apalagi, jenis warna cokelat itu bisa memnerikan efek hangat serta rilex. Sehingga penghuni bisa lebih merasakan suasana kebersamaan. Nuansa gelap yang tercipta juga membuat cepat mengantuk, dan itu tujuan pulang ke apartemen, istirahat. Apartemen yang sudah dilengkapi seperti meja dan kabinet dapur, unit AC dan water heater terpasang akan lebih maksimal untuk memenuhi gaya hidup. Mewujudkan style tapi fungsi dan sirkulasi ruang yang lebih diutamakan. Apalagi, visualisasi ruang yang menciptakan impresi menyenangkan bagi penghuni atau tamu yang berkunjung, juga menjadi perhatiannya. Tak sedikit apartemen menampilkan dekorasi yang berfungsi estetik tapi tak berlebihan. DAPUR Sisi paling depan yang ditemui setelah pintu masuk adalah dapur. Meja dapur dan sink yang disediakan oleh developer dipertahankan, tapi dipercantik tampilannya dan ditingkatkan fungsinya. Set kabinet dapur dirancang untuk menyembunyikan perlengkapan di dapur seperti kulkas dan dispenser dengan rapi. Untuk memenuhi kebutuhan meja makan, meja bar fleksibel yang bisa diusung keluar dengan roda. Pelengkapnya dua kursi bar yang bisa dilipat dan disimpan dalam kabinet. Saat tak digunakan, kitchen set bisa ditutup seluruhnya dengan pintu lipat bermotif kayu warna cokelat tua. Ketika dapur tersembunyi di balik pintu kayu, kesatuan warna dari ruangan yang bernuansa cokelat dan tampak glossy (licin), menciptakan kesan mewah. Ruang yang kecil dan kompak bisa juga tampil luxury. Efek glossy yang memantulkan cahaya juga memberi kesan ruang lebih lapang. RITME DINAMIS Ruang menonton yang berfungsi pula sebagai tempat bersantai bersama keluarga dihadirkan dengan nuansa warna senada, cokelat tua. Pesawat TV ditempatkan dalam kabinet yang dikelilingi rak-rak pajang berbentuk kotak-kotak. Untuk menghidupkan suasana, setiap rak diberi efek pencahayaan warna kuning yang hangat. Sofa dua dudukan berwarna abu-abu ditempatkan berdampingan dengan kursi tunggal berbahan kayu. Meja bertingkat di bagian tengah dipilih untuk menambah efek dinamis dan kenyamanan. Di samping sofa juga ditempatkan meja sudut untuk fungsi tambahan menaruh makanan, minuman atau menyimpan koleksi buku. Semua perabot harus dipilih agar mendukung kegiatan dengan nyaman di ruang keluarga yang bisa dipakai juga untuk tempat makan sambil menonton TV. KORIDOR SENI Koridor pendek ini dirancang secara matang untuk memberi efek visual yang menarik. Dinding-dinding di kanan-kiri dan ujung koridor berfungsi ganda sebagai pintu-pintu menuju kamar mandi dan kamar tidur. Dapat diterapkan desain pintu kamuflase yang bisa berubah menyatu sebagai dinding saat tertutup. Di ujung koridor, tepat di depan pintu menuju kamar tidur kedua, dipajang lukisan warna-warni sebagai focal point. Dinding kaca dari kamar tidur utama dirancang untuk menembuskan cahaya siang ke koridor sehingga tidak terkesan sempit. Efek terang dari cahaya bukan dari warna saja, tapi bisa memanipulasi ruang menjadi terasa besar atau kecil. NUANSA HOTEL Kamar tidur utama yang menjadi tempat favorit di apartemen ini ditata ulang menyamai keindahan kamar hotel. Apalagi, sering jalan-jalan dan senang tidur di hotel karena kamarnya yang cantik. Mestinya kamar juga bisa di-setting seperti itu untuk kenyamanan sehari-hari. Lantai kamar yang semula dilapisi keramik ditutup dengan lapisan vinyl bermotif kayu warna cokelat tua. Lapisan itu dibuat menerus dari lantai hingga plafon yang menggantung di atas tempat tidur. Aksen warna emas kemudian dihadirkan pada bingkai kaca cermin di samping dipan untuk memberikan keseimbangan warna dan kesan mewah. Salah satu dinding kamar tidur yang berbatasan dengan koridor, diganti dengan bidang-bidang kaca transparan untuk memberi kesan spasial yang luas. Cermin juga diterapkan pada daun pintu lemari bernuansa warna bronze. SUDUT LAMUN Sudut kamar di ketinggian puluhan lantai ini dimanfaatkan untuk duduk-duduk melamun sambil menikmati lampu-lampu kota di kala malam. Selain itu bisa disiapkan kursi gantung yang bisa berputar dan berayun dari rotan sintetik dilengkapi bantalan empuk sebagai dudukan. Di salah satu sisi dinding dipasang lampu untuk keperluan membaca buku atau sekadar memberi spot cahaya dramatis. KAMAR ANAK Kontras dengan area lainnya yang cenderung gelap dan temaram, kamar kedua yang disediakan untuk kamar anak atau ruang kerja ini disajikan dalam warna putih. Luasan ruang yang terbatas menjadi pertimbangan utama menghadirkannya dengan warna terang agar tidak terasa sempit. Dipan bertingkat disiapkan untuk mengakomodasi kebutuhan tempat tidur dua anak. Lemari pakaian ditanam dalam dinding dekat jendela agar ruangan terlihat ringkas dan bersih. Dekorasi ruang bernuansa ceria dengan bingkai-bingkai grafis yang modern. KAMAR MANDI Kamar mandi menjadi perhatian khusus dalam penataan interior unit apartemen ini. Tata letak kloset dan area mandi direkayasa ulang untuk memberi kenyamanan penghuni dengan memisahkan antara area kering dan basah. Wastafel diganti dengan ukuran yang lebih kecil dan ditempatkan di antara kloset dan shower. Seluruh lapisan keramik yang membungkus dinding dipilih berwarna biru cerah dengan motif acak yang bernuansa vintage. Kemudian, bisa menempatkan mesin cuci berkapasitas kecil di atas kloset untuk kepraktisan mencuci di apartemen.