Tahun 2020, Begini Cara Punya Rumah Sendiri

Tahun 2020, Begini Cara Punya Rumah Sendiri image
JAKARTA - Ditahun 2020 ini, ada resolusi punya rumah yang harus diwujudkan.
Apalagi, punya rumah sendiri memang salah satu langkah terbesar dalam hidup. Oleh sebab itu, dibutuhkan perencanaan yang matang agar tak menyesal dikemudian hari. Untuk mewujudkan keinginan punya rumah yang belum bisa terealisasi ditahun lalu, maka diawal tahun 2020 ini  merupakan saat yang tepat untuk menyusun rencana baru. Kemudian, sebagai referensi untuk membantu mewujudkan mimpi punya rumah sendiri, simak strategi berikut ini;

Langkah Awal

Langkah pertama yaitu berkomitmen pada diri sendiri  mulai menambung untuk down payment (DP) rumah, diawal tahun. Menyimpan uang secara disiplin memang sangat sulit dilakukan, namun tak heran jika pengeluaran seperti perbaikan mobil, kesehatan, atau membeli gadget baru selalu menjadi hal yang membuat lebih sulit menabung. Tapi, jika punya target tahun depan untuk punya rumah maka sudah saatnya menabung dengan disiplin. Kemudian, ketika  sudah mengetahui berapa jumlah yang harus dikumpulkan untuk DP rumah, mulai sisihkan sebagian dari penghasilan disetiap bulannya. Untuk bisa memiliki rumah dengan skema Kredit Kepemilikan Rumah (KPR) merupakan opsi paling mudah dengan biaya yang ringan. 

Periksa Status Kredit

Kemudian ketika ingin mengajukan KPR, Bank Indonesia akan mengecek bagaimana kualitas kredit yang dimiliki sekarang ini atau biasa disebut BI Ceking. Jika sebelumnya terdapat tagihan kredit yang tak lancar, harus diberbaiki pembayarannya. Apalagi, kartu kredit yang sehat tagihan maksimalnya tidak lebih dari 70% berdasarkan jumlah limit kartu.

Cek Lingkungan Perumahan

Selanjutnya, dipertengahan tahun sudah saatnya untuk melakukan survei atau cek lokasi proyek hunian yang menjadi incaran. Apalagi, rumah merupakan sebuah investasi seumur hidup karena itu dibutuhkan pertimbangan yang sangat ekstra agar tidak salah pilih lokasi. Periksalah saat melakukan cek lokasi proyek perumahan tersebut dekat fasilitas umum seperti sekolah, rumah sakit, serta akses transportasi. Hitunglah, jarak tempuh dari lokasi rumah impian Anda ke tempat kerja.

Lakukan Riset

Langkah selanjutnya yaitu melakukan riset pada sekeliling lokasi proyek perumahan. Jika sebagian perumahan itu sudah dihuni, bisa juga dipertanyakan bagaimana kondisi lingkungan apakah aman dan sistem drainasenya agar terhindar banjir.

Lakukan Riset Bank

Dibulan kesembilan, selanjutnya melakukan riset untuk pengajuan KPR. Apalagi, saat dalam pengajuan pembiayaan perumahan nanti akan mengambil cicilan dengan jangka waktu yang panjang seperti 15 – 30 tahun. Banyak orang memilih untuk mengambil cicilan yang sedikit lebih tinggi namun memiliki fixed rate, dan sebagian orang memilih floating rate. Periksa dokumen apa saja yang dibutuhkan untuk mengajukan permohonan KPR tersebut.

Mulai Menghubungi Developer

Dibulan kesepuluh, sudah menentukan perumahan mana yang akan menjadi pilihan dan telah melakukan riset terhadap bank yang akan memberikan KPR. Berikutnya, harus menghubungi developer untuk mendapatkan informasi tentang rumah yang diincar selama ini. Cara ini bisa juga dilakukan dengan berkunjung di pameran Indonesia Properti Expo (IPEX). Biasanya, pada event seperti ini developer banyak menawarkan promo menarik. Periksa juga tabungan apakah sudah mencukupi untuk membayar DP. Membeli rumah dengan perencanaan yang tepat tentunya akan membuat proses ini berjalan dengan baik.