Menjelajahi Investasi Properti secara Virtual dari Rumah

Menjelajahi Investasi Properti secara Virtual dari Rumah image
Pada masa seperti ini sangatlah penting untuk terus menentukan pilihan dalam berinvestasi. Karena investasi mampu membantu kesetabilan financial secara jangka panjang maupun dengan profit yang lebih masif dalam waktu dekat.
JAKARTA, JUM'AT (8/5/2020) - Pada masa seperti ini sangatlah penting untuk terus menentukan pilihan dalam berinvestasi. Karena investasi mampu membantu kesetabilan financial secara jangka panjang maupun dengan profit yang lebih masif dalam waktu dekat. Nah, untuk menjelajahi informasi tentang properti ternyata bisa dilakukan secara virtual dari rumah saja. Apalagi, kondisi pandemi Covid-19 tak kunjung reda namun tak ada salahnya mengunjungi sejumlah proyek properti cukup dengan cara virtual. Berinvestasi tentu menjadi pilihan bagi sebagian orang dalam mendapatkan keuntungan. Bahkan, sejumlah jenis properti bisa menghasilkan cash flow dengan baik di masa depan. Namun, terdapat hal yang perlu diperhatikan ketika ingin memulai investasi di bidang properti agar tak salah langkah. Berikut ini beberapa tips dalam memutuskan untuk investasi properti yang tepat; 1. PERHITUNGAN MATANG Beberapa calon investor mungkin tertarik pada properti karena harga rumah yang masih tetap kuat di banyak daerah selama dekade terakhir. Akan tetapi, harga di pasaran tidak selamanya dapat kamu kendalikan. Berfokuslah pada 'kapitalisasi' yang bisa membantumu untuk menentukan tingkat pengembalian properti. Kamu dapat menghitungnya dengan cara membagi pendapatan bersih tahunan suatu properti dengan nilai rumah, yaitu sewa tahunan dikurangi dengan biaya apa pun. 2. LAKUKAN RISET Saat kamu ingin memulai berinvestasi dalam properti, lakukanlah riset. Kamu dapat meneliti apapun hal yang sekiranya terkait dan penting untuk dipelajari, seperti tingkat ekonomi, demografi, dan lainnya. Penting bagimu untuk memeriksa demografi yang ada, seperti tingkat pengangguran dan pendapatan di kawasan sekitar. Hal ini tentu dapat membantu menentukan apakah kamu akan menemukan penyewa yang tepat dan sesuai untuk propertimu. 3. ATURAN HUKUM Hukum yang mengatur properti sewaan dapat sangat bervariasi antara satu daerah dengan lainnya. Beberapa negara dianggap bersahabat dengan tuan tanah, sementara yang lain memiliki undang-undang yang memberikan perlindungan kuat kepada penyewa. Bahkan, di beberapa negara bagian, uang jaminan harus dalam rekening terpisah dari uang sewaan. Banyak negara bagian mewajibkan pemilik membayar bunga atas uang jaminan. 4. KEJADIAN TAK TERDUGA Beberapa investor memutuskan untuk mengurus sendiri pemeliharaan properti investasi daripada menyewa manajer properti untuk menangani masalah yang terjadi. Pendekatan itu dapat menurunkan biaya tak terduga, namun sayangnya lebih memakan banyak waktu. Penting untuk membeli asuransi pemilik, karena seperti halnya asuransi pemilik rumah, ia dapat membantu melindungi properti yang kamu miliki. Biayanya pun bervariasi tergantung pada rumah dan tingkat cakupan. 5. SISIHKAN UANG TUNAI Selain masalah pemeliharaan mendadak, investor harus selalu siap siaga uang kas di tangan untuk menghadapi risiko hilangnya pendapatan. Uang pegangan darurat dapat berasal dari tabungan yang telah disisihkan untuk memperbaiki masalah pemeliharaan, seperti mengecat ulang properti. 6. INVESTASI JANGKA PANJANG Semakin lama kamu memegang properti, semakin besar pula kemungkinan untuk mendapatkan pengembalian. Hal itu karena real estat tidak mudah atau murah untuk dijual sebagai saham atau obligasi, sehingga pembeli harus siap untuk investasi jangka panjang.