Kendalikan Penjualan Properti dari Rumah

Kendalikan Penjualan Properti dari Rumah image
Apalagi, mewabahnya virus corona ini membuat pemerintah menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).
JAKARTA, RABU (8/4/2020) - Selama pandemi covid 19, tak sedikit kantor pemasaran hingga acara open house disejumlah proyek properti ditiadakan. Apalagi, mewabahnya virus corona ini membuat pemerintah menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Kemudian bagaimana agar pengembang perumahan tetap bisa menjual unit rumahnya? Berikut tips yang dapat diterapkan; 1. AWALI HARI YANG BAIK Seiring tidak beroperasinya kantor pemasaran diproyek properti karena para karyawan harus menjalankan work from home (WFH), banyak orang tetap berusaha untuk berjualan properti. Penting untuk tetap termotivasi, penjualan secara online. Ikuti tips-tips untuk mencapai target penjualan properti serta dapat motivasi ekstra. 2. WAKTUNYA ONLINE Selanjutnya, bisa mempertahankan kebiasaan memasarkan properti cukup dari rumah saja, tanpa harus pulang pergi ke kantor pemasaran. Tentunya waktu khusus untuk memasarkan, misalnya setelah bangun tidur atau usai makan siang, agar tetap bisa melayani konsumen secara online. 3. LAYANAN PRIMA Runtunan layanan dikonsep untuk membuat tetap termotivasi agar bisa memberikan layanan prima bagi konsumen. Saat respon konsumen bertambah, harus disadari bahwa itu progres yang sangat positif. Pastikan semua pertanyaan yang diajukan konsumen, bisa terjawab puas hingga mereka tidak ragu untuk melakukan transaksi booking fee. 4. IKUTI BRANDING PROPERTI Ikuti pengembang lain saat melakukan branding proyek properti terbarunya. Untuk membuat tetap termotivasi, lihatlah bagaimana mereka menawarkan unit rumahnya untuk mencapai target penjualan. Langkah itu tak terlepas dari motivasi branding properti agar menarik konsumen.