IPEX 2020, Layanan KPR Bisa Dinikmati Mitra Ojek Online

IPEX 2020, Layanan KPR Bisa Dinikmati Mitra Ojek Online image
Ajang Indonesia Properti Expo (IPEX) yang berlangsung mulai 15 - 23 Februari 2020 di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan
JAKARTA, RABU (19/2/2020) - Selain banyak promo menarik yang ditawarkan pengembang perumahan, sejumlah kemudahan juga dapat diperoleh di ajang Indonesia Properti Expo (IPEX) yang berlangsung mulai 15 - 23 Februari 2020 di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan. Diantaranya, seperti layanan kredit pemilikan rumah (KPR) saat ini juga bisa dinikmati oleh pengemudi ojek online. 

Pasalnya, melalui aplikator bekerja sama dengan bank menyediakan produk tersebut khusus untuk mitra pengemudi. Go-Jek menghadirkan KPR melalui Go-Jek Swadaya. Kemudian, langkah ini sangat membantu untuk para mitra pengemudi yang tak tersentuh layanan keuangan atau selalu ditolak pengajuan KPR-nya. Sebagian mitra Go-Jek menjadikan pekerjaan ini sebagai pekerjaan utama, sehingga tak memiliki pendapatan tetap. Persoalan ini kerap membuat mereka kesulitan mengajukan kredit. Dalam hal ini, Go-Jek menggandeng PT. Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk sejak 2017 agar driver membuka tabungan di sana, sekaligus untuk mencicil rumah. 

Untuk meyakinkan pihak bank dalam pengajuan KPR, Go-Jek memberikan matriks kinerja mitra tersebut. Selanjutnya, Go-Jek hanya berperan sebagai perantara dan membantu agar pengemudi memiliki performa yang bagus. Dengan demikian, mitra bisa direkomendasikan untuk mengambil cicilan rumah. Cicilan hariannya terbilang ringan, yakni Rp 48.000 dipotong dari deposit mitra pengemudi. 

KPR yang disalurkan untuk mitra pengemudi merupakan KPR bersubsidi dengan skema Subsidi Selisih Bunga. Dengan skema tersebut, pengemudi hanya dikenai bunga 5 persen selama masa angsuran. Jangka waktunya adalah 18 hingga 20 tahun. Adapun lokasi rumahnya berada di kawasan Bekasi, Tangerang, Bogor, Depok, Ciputat, dan Cikarang. Terlepas itu, dalam pidato yang disampaikan Wakil Presiden Republik Indonesia (RI) Ma’ruf Amin pada peresmian IPEX 2020 mengaku sangat optimis terhadap hasil transaksi yang berlangsung mulai 15 - 23 Februari 2020.  “Saya mendoakan agar acara Indonesia Properti Expo ini dapat berjalan dengan lancar, semoga penjualan dari bapak ibu sekalian dapat melebihi target. Dan ingat untuk tetap membayar zakatnya,” kata Ma'ruf Amin, di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan, Sabtu (15/2/2020).

Ma’ruf mengatakan capaian Program Sejuta Rumah dalam dua tahun terakhir, yaitu pada tahun 2018 dan tahun 2019, sudah dapat mencapai angka di atas 1 juta unit. “Namun demikian, kita tidak boleh cepat berpuas diri karena capaian tersebut masih perlu ditingkatkan,” tambahnya. Menurut Wapres, capaian penyediaan rumah tersebut masih perlu ditingkatkan. Sebab, angka laju pertumbuhan keluarga baru terus meningkat.

Terlebih, dengan ada fenomena bonus demografi di Indonesia sampai dengan tahun 2030. Pertumbuhan sektor industri properti dan pertumbuhan ekonomi, saling terkait. Karena itu, dengan tingginya tingkat ketidakpastian global terhadap ekonomi, maka perkembangan industri properti juga semakin menantang. “Beberapa isu seperti perang dagang AS-Cina, eskalasi ketegangan Timur Tengah, dan terakhir penyebaran virus corona masih belum menunjukkan perubahan ke arah yang kita inginkan,” kata Ma’ruf.

Menyadari kondisi tersebut, Ma’ruf berujar pemerintah tetap meningkatkan kinerja sektor properti. Beberapa langkah yang diambil, diantaranya dengan menyusun rancangan Undang-Undang Omnimbus Law.  “Dengan Undang-Undang ini, diharapkan perizinan, termasuk di dalamnya izin membangun perumahan, dapat menjadi lebih baik, lebih cepat, lebih murah, dan lebih mudah,” pungkasnya.