Faktor Salah Meterial, Ternyata bisa Bikin Rusak Rumah

Faktor Salah Meterial, Ternyata bisa Bikin Rusak Rumah image
Usia pada bangunan bisa menjadi tolok ukur keadaan rumah yang ditinggali selama ini.
JAKART, SELASA (31/3/2020) - Selain butuh perbaikan kecil yang bisa dilakuan sendiri pada dekorasi, ternyata faktor kesalahan material jadi penyebab rumah menjadi rusak. Kemudian apa saja yang menjadi penyebabnya? Berikut 5 poin penting yang harus diperhatikan; 1. USIA RUMAH Usia pada bangunan bisa menjadi tolok ukur keadaan rumah yang ditinggali selama ini. Terlebih, kualitas dan daya tahan material pembentuk rumah dapat menurun seiring berjalannya waktu bertahun-tahun. Sebaiknya melakukan pengecekan kondisi rumah secara berkala,misalnya 3-5 tahun sekali. Kerusakan kecil mungkin bisa diperbaiki sendiri, apabila kerusakannya cukup parah bisa diatasi dengan mengganti komponen bangunan yang baru. 2. KARAKTER KOMPONEN Selanjutnya bagaimana mengenali karakter komponen rumah yang saat ini dihuni. Apalagi rumah butuh perawatan rutin juga menjadi faktor yang paling menentukan kondisi pada rumah. Kegiatan rutin yang dilakukan sangat mempengaruhi kondisi rumah dan furnitur yang ada di dalamnya. Sebagai contoh, kebiasaan membanting badan pada saat duduk di sofa mempunyai pengaruh besar terhadap daya tahan sofa. 3. PERENCANAAN Kemudian mengenai perancangan yang kurang maksimal, atau salah perhitungan, serta pengerjaan yang kurang tepat bisa menjadi awal kerusakan rumah di kemudian hari. Misalnya salah perbandingan adukan semen, salah perhitungan pada kemiringan lantai kamar mandi, instalasi talang yang tidak dipikirkan, dan lain-lain. Lakukan pengawasan saat pembangunan rumah untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. 4. PRODUK MATERIAL Jika rumah yang belum lama dibangun sudah mulai terlihat kusam dan rusak, mungkin salah dalam memilih produk atau material saat proses pembangunan rumah. Pastikan kembali apakah sudah menggunakan produk dan material yang sesuai dengan fungsi dan kegunaannya. Misalnya menggunakan cat interior untuk dinding luar rumah menjadikan warna lebih cepat pudar dan mudah mengelupas. 5. FAKTOR ALAM Kerusakan rumah yang paling parah terjadi karena bencana baik bencana alam seperti puting beliung, hujan deras, tanah longsor, gempa bumi hingga tsunami, maupun karena hal lain meliputi kecelakaan, kebakaran atau banjir.