Cara Jitu Pilih Arsitek image

Cara Jitu Pilih Arsitek

Tapi, harga ini cukup setimpal, kok, dengan manfaat yang akan didapatkan
JAKARTA, SENIN (23/3/2020) - Rumah tinggal merupakan investasi properti jangka panjang karena bernilai besar. Oleh sebab itu, perkara membangun rumah tak sekadar membangun tempat untuk berlindung. Dibutuhkan pemikiran yang matang,termasuk fungsi, estetika, kualitas bangunan, dan sebagainya. Untuk mewujudkan itu, jasa profesional sangat dibuthkan, dalam hal ini arsitek. Sebab memang terlalu riskan jika melakukan pengerjaan rumah sendiri. Apalagi, biaya yang dikeluarkan untuk menyewa jasa arsitek memang mahal. Biasanya, biaya desain arsitek hanya berkisar 5 persen dari Rencana Anggaran Biaya (RAB). Tapi, harga ini cukup setimpal, kok, dengan manfaat yang akan didapatkan. Nah, jika sudah memutuskan untuk menggunakan jasa arsitek, masalah selanjutnya tinggal memilih arsitek yang tepat. Seiring berkembangnya teknologi, bisa dengan mudah menemukan arsitek berpengalaman. Selanjutnya, lakukan screening untuk mendapatkan arsitek yang tepat. Berikut cara jitu memilih arsitek; 1. PORTOFOLIO Arsitek yang andal dan berpengalaman tentu memiliki portofolio. Semakin banyak portofolionya, semakin berpengalaman kancahnya di dunia desain arsitektur. Dari portofolio dapat menentukan kualitas dan kuantitasnya. Arsitek profesional biasanya memiliki kualitas gambar yang sangat baik alias tidak murahan. Gambarnya terlihat halus dan mirip dengan aslinya. Tidak ada distorsi dan tampilan pohon dan mobil yang terlihat begitu natural dan hidup. Jika merasa sreg setelah melihat portofolionya, bisa langsung menghubungi untuk membuat janji bertemu. 2. BRAND & ALAMAT JELAS Arsitek profesional selalu memiliki brand sendiri sebagai identitasnya, baik arsitek freelance ataupun arsitek berbadan usaha. Pastikan arsitek yang diinginkan memiliki brand tersebut. Selain itu, pastikan mereka memiliki alamat kantor yang jelas. Jika arsitek freelance pastikan memiliki alamat tempat tinggal yang jelas. 3. KEPRIBADIAN Bukan sekadar melihat hasil kerjanya, juga harus mengenal pribadi arsitek tersebut. Temui dia secara langsung untuk melihat kepribadiannya. Apakah dia termasuk orang yang supel, serius, humoris, dan lain sebagainya. Pilih arsitek yang cocok dengan kepribadian Anda. Ini penting karena tak hanya akan berhubungan untuk 1-2 hari saja, tetapi berbulan-bulan hingga hunian selesai dikerjakan. Untuk mengetahui kepribadiannya juga bisa cari tahu melalui media sosialnya. 4. KARAKTER DESAIN Setiap arsitek, terutama yang sudah malang melintang di kancah desain arsitektur, biasanya memiliki gaya khas yang menjadi trade mark-nya. Wajib mengenali gaya-gaya arsitek yang ingin dipilih. Tentukan arsitek mana yang memiliki gaya desain paling sesuai dengan keinginan. Misalnya, jika ingin membuat rumah berdesain minimalis, jangan pilih arsitek yang banyak membuat gaya rumah klasik. Semakin dekat karakternya, kemungkinan memiliki rumah impian akan terwujud. 5. CARI TESTIMONI Cara termudah untuk tahu kualitas seorang arsitek adalah dengan mencari testimoni dari orang-orang yang pernah memakai jasanya. Arsitek yang baik tentu akan mendapat penilaian yang positif dari mantan kliennya, begitupun sebaliknya. 6. RESPON CEPAT Seorang arsitek yang profesional akan memberikan pelayanan yang sangat baik. Bila menghubunginya via email atau messenger pastikan ia membalas dalam kurun waktu 1×24 jam. Lebih dari itu, apalagi hingga 3 – 7 hari, perlu dipertanyakan alasannya. 7. CARA KERJA & BIAYA Setelah meyakini pilihan arsiteknya, segera tanyakan cara kerja dan bayarannya. Setiap arsitek memiliki gaya keja yang berbeda. Tanyakan secara mendetail cara kerjanya step by step , termasuk soal pembayaran, agar saat proyek dimulai dan sang arsitek telah mengetahui risikonya. 8. MEMILIKI SPK Arsitek yang baik akan memberikan SPK. SPK ini akan membantu dan membela jika terjadi sesuatu hal, baik saat konsultasi berjalan ataupun di kemudian hari. SPK ini secara garis besar berisi persetujuan kedua belah pihak bahwa arsitek akan mendapatkan upah sesuai haknya, dan selaku pemilik rumah akan mendapatkan pelayanan dan kualitas baik. Selain itu menjamin pula bahwa arsitek tak akan meninggalkan tanggung jawabnya.