Awal Tahun, IPEX 2020 Bidik Target 3 Triliun

Awal Tahun, IPEX 2020 Bidik Target 3 Triliun image
Pameran yang digelar PT. Adhouse Clarion Events ini merupakan gelaran ke-38 sejak 1992 yang kembali berlangsung mulai 15-23 Februari 2020
JAKARTA, KAMIS (13/2/2020) - Awal tahun ini, diajang Indonesia Properti Expo (IPEX) 2020 membidik nilai transaksi hingga Rp.3 Triliun. Pameran yang digelar PT. Adhouse Clarion Events ini merupakan gelaran ke-38 sejak 1992 yang kembali berlangsung mulai 15-23 Februari 2020 di Hall A & B Jakarta Convention Center (JCC) Senayan.

Berangkat dari pengalaman dalam perkembangan pasar properti di Indonesia, melihat pasar properti 2020 diprediksi bakal mengalami kenaikan. "Kami optimistis. Hal ini karena kondisi makro ekonomi yang cukup stabil, kebijakan pemerintah yang semakin positif, hasil pemilu 2019 yang berjalan cukup baik," jelas Vice President PT Adhouse Clarion Events, Gad Permata. 

Gad Permata menambahkan, nantinya IPEX 2020 melibatkan 116 peserta dan akan menampilkan sedikitnya 650 proyek properti terbaru yaitu, mulai dari apartemen, rumah landed baik untuk rumah subsidi ataupun juga rumah komersial. "Ada pun harga rumah yang akan ditawarkan mulai dari Rp 140 jutaan sampai dengan Rp 3 miliar," katanya.
     
Director of Realty PT PP Urban, Budi Suanda, mengatakan terus berpikir kreatif untuk meningkatkan value produk Urbantown, dengan pemenuhan atas kebutuhan dan keinginan kaum milenial yang cukup menantang. "Milenial yang merupakan pasar terbesar, membutuhkan hunian yang berada di lokasi strategis, fungsional, konsep menarik, smart-tech, entrepreneurship-supportive, berkualitas namun sangat terjangkau serta mudah untuk dimiliki dengan uang muka sangat ringan, free akad, dan cicilan yang harus sesuai kemampuan mereka," kata Budi.    

Sementara itu, Executive Vice Presiden Non-Subsidize Mortgage & Personal Lending Division (NSLD) Bank BTN Suryanti Agustinar menuturkan, pameran ini merupakan rangkaian acara ulang tahun BTN yang ke-70. "Backlog perumahan masih menjadi PR (pekerjaan rumah) bagi kami sebagai agen Kementerian PUPR (Kementerian Umum dan Perumahan Rakyat) di bidang pembiayaan perumahan. Ajang Indonesia Properti Expo ini menjadi langkah kami menyediakan berbagai pilihan hunian bagi masyarakat," ujarnya.    

Bank BTN tercatat masih mendominasi pasar KPR dengan pangsa sebesar 40,31 persen dan KPR Subsidi dengan pangsa 91,55 persen per September 2019. "Kami membidik potensi transaksi KPR senilai Rp 3 triliun pada gelaran IPEX kali ini," kata Suryanti. Pameran ini didukung Kementerian BUMN, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, REI (Real Estate Indonesia) DPD DKI Jakarta, dan PT Bank Tabungan Negara (BTN) Persero Tbk, sebagai Official Bank Partner.