Atap Rumah Sering Bocor? Begini Cara Mengatasinya

Atap Rumah Sering Bocor? Begini Cara Mengatasinya image
Namun, kebocoran yang biasa terjadi karena kuda-kuda atap keropos atau penyebab lain bisa membuat sejumlah perobotan rumah menjadi rusak.
JAKARTA, SENIN (6/4/2020) - Apabila atap rumah sering mengalami bocor disaat hujan, tak hanya membuat stres bagi penghuninya. Namun, kebocoran yang biasa terjadi karena kuda-kuda atap keropos atau penyebab lain bisa membuat sejumlah perobotan rumah menjadi rusak. Nah, kalau sudah begitu ceritanya akan direpotkan dengan memindahkan barang-barang seperti furniture yang ada di bawahnya. Apalagi, disetiap hujan turun perlu mewadahi tetesan air tersebut dengan ember atau apapun agar tidak membasahi ruangan yang lain. Kesimpulannya kebocoran pada atap seharusnya diperbaiki secepat mungkin, karena bakal terjadi banyak kerugian yang menimpa jika tidak segera diperbaiki.Nah, berikut penjelasan penyebab kebocoran dan bagaimana cara untuk mengatasinya;

BENTUK ATAP RUMAH Kemiringan atap atau genteng yang landai akan menyebabkan air tidak bisa mengalir secara cepat. Khususnya jika terjadi hujan lebat yang intensitas airnya sangat banyak. Akibatnya, air masih berada di atap serta dapat membanjiri ruang-ruang yang kosong, air akan mencari celah sekecil apapun pada atap, terutama pada bagian sambungan/pertemuan penutup atap (seperti genteng, asbes, dll) dan menyebabkan kebocoran. Kemudian sudut kemiringan atap yang baik adalah antara 30-40 derajat agar air hujan bisa cepat mengalir ke bawah menuju saluran pembuangan.

PENUTUP KURANG BAIK Selanjutnya yaitu pemasangan penutup atap yang kurang baik. Solusi agar atap tidak bocor, penutup atap seperti asbes, genteng atau zink alum haruslah dengan benar terpasang. Jangan sampai ada celah yang bisa menyebabkan air hujan masuk ke dalamnya. Genteng haruslah dipasang dengan cara yang tepat, hingga antara satu genteng dengan genteng yang lainnya bisa saling mengunci dengan rapat. Sebaiknya gunakan genteng yang terbuat dari bahan berkualitas baik, selain mempunyai bentuk yang presisi antara genteng lainnya, usia genteng pasti lebih tahan lama dan tidak mudah retak atau bocor.

TALANG AIR Kemudian, persoalan talang air. Talang adalah saluran yang mengalirkan air dari permukaan atap menuju ke saluran pembuangan. Oleh karena itu, pastikanlah bahwa talang tersebut sudah terpasang dengan benar. Perhatikan juga sambungan pada jurai talang sudah sesuai teknik pemasangan yang benar. Disarankan, bisa menggunakan talang dengan bahan kualitas baik, supaya talang bisa bertahan lama terhadap suhu panas. Ukuran talang haruslah sesuai dengan debit air yang akan dialirkan. Artinya semakin besar atau lebar bidang atap, maka ukuran lebar talang harus disesuaikan. Jika ukuran talang terlalu kecil, ini akan membuat aliran air tidak lancar. Dan bisa menyebabkan kebocoran pada atap karena air akan berbalik masuk melalui sela-sela genteng.

BUBUNGAN ATAP Selanjutnya yaitu, memeriksa pada bubungan atap (Wuwong), apakah ada kebocoran atau masih ada celah ketika proses pemasangannya. Karena bubungan adalah bagian tertinggi dari atap, jadi disini lah awal aliran air berasal. Pada bubungan ini biasanya dipasangkan jenis genteng knock dan biasanya diperkuat dengan adukan semen pasir. Jika komposisi semen dan pasir tidak tepat, maka ini bisa mengakibatkan adukan tak tahan lama dan mudah retak yang memungkinkan air bisa masuk melalui celah retakan.

ATAP TERDAPAT SAMPAH Selain penyebab lain, kebocoran atap rumah ternyata juga bisa disebabkan kurangnya kebersihan. Apalagi, adanya sampah seperti daun-daun amat sering menjadi penyebab kebocoran. Jika banyak sampah yang menumpuk pada talang, maka akan menghambat aliran air hujan sehingga luber mengalir melalui celah-celah antara talang dan genteng hingga terjadi kebocoran. Pastikan kebersihan pada talang, untuk menjaga aliran air hujan tetap lancar.